Cara Mengatasi Laptop Lemot Yang Wajib Diketahui

Bagi pemilik laptop, Anda perlu mengetahui bagaimana cara mengatasi laptop lemot. Karena secanggih apapun teknologi, tidak selamanya teknologi itu akan selalu bisa berfungsi dengan baik.

Apalagi di dalamnya, banyak sekali dijumpai perangkat yang sangat sensitif. Semua perangkat itu dapat bekerja secara optimal apabila sebagai pengguna, Anda memperhatikan kondisinya dengan benar.

Cara Mengatasi Laptop Lemot Yang Wajib Diketahui

Sebab, kondisi laptop lemot pasti akan sangat mengganggu pekerjaan Anda. Di mana seharusnya pekerjaan bisa selesai tepat waktu, kini jadi terlambat. Maka dari itu, penting mengetahui bagaimana cara mengatasinya.

Cara Mengatasi Laptop Lemot yang Mudah Dilakukan

Sama halnya seperti HP, laptop kini sudah menjadi barang penting bagi sebagian besar orang. Jangan hanya mengetahui bagaimana penggunaanya saja, Anda juga harus paham bagaimana cara mengatasinya saat terjadi keterlambatan proses.

  1. Perbesar kapasitas dari Harddisk dan RAM

Cara pertama bisa Anda lakukan ialah memperbesar kapasitas Harddisk dan juga RAM. Sebab salah satu alasan mengapa laptop mudah lemot karena memori terlampau penuh sehingga kinerjanya jadi terlalu berat.

Ini menyebabkan kapasitas RAM berkurang, jadi perlu menambah RAM lebih besar. Selain itu Anda juga harus menambah kapasitas harddisk. Memang, harga harddisk cukup mahal, namun bisa diganti menggunakan SSD.

  1. Hapus program yang tidak digunakan

Tanpa disadari, pasti banyak program yang sebetulnya tidak benar-benar dibutuhkan terpasang. Bila tidak ingin menambah kapasitas Harddisk dan RAM seperti cara sebelumnya, Anda bisa menghapus beberapa program itu.

Hal itu dilakukan agar performanya bisa kembali normal. Selain itu juga, saat menjalankan program sesuaikan dengan kapasitas laptop milik Anda, jangan memilih yang tidak bisa ditopang oleh laptop.

  1. Hapus sampah yang ada di Recycle Bin

Biasanya para pengguna lupa, bahwa file yang sudah dihapus akan masuk ke recycle bin hingga mengalami penumpukan. Maka dari itu penting untuk mengkosongkan dengan cara menghapus file sampah secara berkala.

  1. Menginstal antivirus

Salah satu alasan lainnya adalah karena adanya virus di dalamnya. Bila mendapati hal tersebut, sebaiknya harus segera ditangani. Untuk itu, Anda perlu menginstal antivirus berkualitas baik.

Tidak cukup sampai di situ, Anda juga harus terus mengupdate database antivirus secara berkala. Itu dilakukan karena bisa jadi setiap hari, ada virus baru dapat menyerang perangkat Anda.

  1. Bersihkan dari debu dan kotoran secara berkala

Bukan hanya bagian sistemnya saja perlu dibersihkan, bagian fisiknya juga perlu. Penting untuk rutin membersihkan laptop dari debu dan kotoran Karena debu serta kotoran adalah partikel kecil yang mudah masuk ke dalamnya.

Debu beserta kotoran yang menumpuk terlalu lama akan menghambat aliran udara sehingga mengakibatkan kinerjanya menjadi lambat. Maka dari itu, wajib bagi Anda untuk membersihkannya secara berkala.

  1. Membersihkan desktop

Cara mengatasi laptop lemot selanjutnya adalah membersihkan desktop. Meletakkan terlalu banyak aplikasi pada desktop, akan membuat laptop lambat merespon perintah user. Maka dari itu, penting untuk menghapus aplikasi yang tidak digunakan.

  1. Bukalah aplikasi yang memang digunakan

Siapa yang mengira, bahwa membuka banyak aplikasi di waktu bersamaan, akan menyebabkan laptop menjadi mudah lemot. Sebab, hal itu berarti Anda sedang memaksakan kinerja RAM.

Sesuaikan aplikasi dengan spesifikasi milik Anda. Atau bisa juga dengan mengaktifkan task manager saat menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan. Gunanya agar dapat mengontrol penggunaan RAM.

  1. Gunakan Aplikasi Cleaner

Cara terakhir yang bisa Anda lakukan adalah gunakan Aplikasi Cleaner. Manfaatnya untuk bisa membersihkan berbagai macam file yang tidak penting. Agar tidak menyebabkan laptop menjadi lemot dan harddisk penuh.

Maka dari itu, tidak hanya perlu mengetahui penggunaan laptop yang baik saja. Penting untuk Anda, memahami bagaimana cara mengatasi laptop lemot agar meminimalisir kemungkinan terjadinya kerusakan.

Jadi 10 Hari, Karantina Masuk RI Sesuai Anjuran Presiden

Pemerintah akhirnya menambahkan karantina masuk RI bagi WNA atau WNI yang melakukan perjalanan dari luar negeri ke Indonesia menjadi 10 hari. Hal inipun ternyata juga diakibatkan karena semakin merebaknya kasus varian baru Covid-19 yakni Omicron yang berasal dari Afrika Selatan.

Karantina Masuk RI Sesuai Anjuran Presiden

Adapun keputusan ini disampaikan oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sesuai dengan arah dari Presiden Jokowi. Pihak pemerintah mengambil langkah tersebut lantaran semakin banyaknya Negara dimana mendeteksi adanya penyebaran varian baru. Perpanjangan waktu karantina itupun akan diberlakukan mulai dari 3 Desember nanti.

Adapun kebijakan ini diambil akan terus memperoleh evaluasi secara rutin sambil memahami sekaligus mendalami informasi mengenai Omicron, Ucap Menko Luhut didalam keterangannya tersebut.

Tidak sampai disitu saja, untuk mencegah adanya penyebaran virus agar tidak semakin parah, maka masyarakat pun diminta agar selalu koorperatif dan mematuhi semua protocol kesehatan serta menghindari kerumunan.

Karantina Masuk RI 10 Hari Ditetapkan Karena Banyak Negara Mendeteksi Omicron

Adapun masa dari karantina yang diperpanjang ternyata bukan tanpa alasan sehubungan dengan 11 negara dimana sudah menemukan adanya kasus Omicron. Menko Luhut juga menambahkan apabila sejauh ini pihak pemerintah tidak melarang WNI dimana ingin ke luar negeri.

Tetapi pihaknya mengimbau agar para WNI yang berencana akan pelesiran ke luar negeri buat mengurungkan niat demi keamanan dan kenyamanan bersama. Ini juga buat mencegah agar pandemi di RI dapat segera dikendalikan dengan maksimal.

Sebelumnya, pemerintah memang sudah mengeluarkan adanya aturan mengenai karantina bagi WNI yang baru saja pulang dari negara dengan adanya laporan kasus Omicron harus melakukan karantina selama 14 hari.

Juru bicara Satgas Covid-19 yakni Wiku Adisasmito melalui siaran di Youtube Sekretariat Presiden mengatakan bahwa pemerintah Indonesia sedang melakukan antisipasi terhadap kenaikan kasus karena adanya importasi kasus maupun varian baru sesudah ke datangan mereka di pintu Indonesia menjadi 14 hari.

Dimana WNI tersebut baru saja transit atau melakukan perjalanan ke Negara dimana sudah terinfeksi adanya varian baru tersebut. Sudah ada beberapa Negara dimana dikabarkan sudah melaporkan adanya temuan Omicron ini.

Beberapa Negara tersebut diantaranya adalah Afrika Selatan, Malawi, Bostswana, Angola, Zambia, Hong Kong, Zimbabwe, Mozambik, Namibia, Lesotho serta Eswatini. Dan terbaru adalah Amerika Serikat dimana warganya baru saja melakukan perjalanan dari Afrika Selatan.

Program Vaksin Booster Akan Segera Digelar Januari Mendatang

Selain menyampaikan adanya perpanjangan massa karantina Masuk RI, Luhut juga sudah menyiapkan adanya vaksin booster atau penguat vaksin yang berguna buat persiapan menghadapi ancaman virus gelombang ketika. Ini berhubungan dengan kemunculan varian Omicron tersebut.

Adapun pernyataan inipun ternyata disampaikan Luhut ketika sedang menjadi pemimpin didalam rapat koordinasi evaluasi PPKM di Jawa maupun Bali. Ia menambahkan bahwa jadwal pemberian booster akan segera dilakukan dan dimulai pada Januari mendatang untuk periode awa.

Adapun vaksin untuk dosis ketiga inipun akan ditunjukkan oleh warga yang sudah lanjut usia ataupun kelompok-kelompok dimana cukup rentan. Adapun pihak pemerintah ternyata sudah mengantisipasi penyebaran covid-19 dengan massif setelah pertama kali dikabarkan ada di Afrika November akhir kemarin.

Bukan hanya menyiapkan vaksin booster saja, dia juga menyatakan bahwa pejabat Negara sebaiknya tidak berpergian ke luar negeri buat melakukan pencegahan adanya varian baru yang masuk. Aturan inipun diberlakukan kepada seluruh pejabat.

Sedangkan bagi masyarakat, adanya pembatasan perjalanan ke luar negeri ternyata masih bersifat imbauan. Tetapi agar dapat mengantisipasi, lebih baik menghindarinya. Dengan adanya perpanjangan karantina masuk RI itulah menjadi upaya buat mencegah adanya penyebaran virus lebih parah.